Jakarta ( Berita ) : Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan memperkirakan inflasi selama 2011 akan terkendali dalam tingkat yang rendah jika inflasi selama tiga bulan berikutnya yaitu Februari-April dalam tingkatan yang rendah.
“Kalau laju inflasi Februari, Maret, April nanti lunak, barangkali masih ada harapan,” kata Rusman usai rapat koordinasi ketahanan pangan migguan di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Rabu [09/02].
Ia menyebutkan, laju inflasi tergolong lunak jika hanya mencapai sekitar 0,1 hingga 0,3 persen saja. Berdasar pengalaman selama ini, lanjut Rusman, tingkat inflasi pada Februari akan lebih rendah jika dibanding tingkat inflasi pada Januari.
“Februari biasanya akan tipis baik ketika terjadi inflasi maupun deflasi,” kata Rusman. Mengenai pengaruh impor pangan terhadap laju inflasi, Rusman mengatakan, akan berdampak pada penurunan laju inflasi jika harga dunia lebih rendah dibanding harga dalam negeri.
“Karena itu orang tidak mau impor jika harga di luar negeri lebih tinggi dari dalam negeri,” katanya. Sebelumnya BPS mencatat laju inflasi selama Januari 2011 mencapai 0,89 persen. Angka itu lebih besar dibanding Januari 2010 yang mencapai 0,84 persn. (ant )
Sumber : http://beritasore.com/2011/02/09/inflasi-2011-rendah-jika-februari-april-lunak/
Artikel Terkait:
Ekonomi
- Tarif Listrik Siap ‘Setrum’ Rakyat
- Negeriku Hidup dari Pajak
- Ekonomi Eropa Rontok
- Pertumbuhan Ekonomi tanpa Utang & Eksploitasi
- Runtuhnya Ekonomi Kapitalisme
- Ekonomi Islam VS Ekonomi Kapitalis
- Evaluasi Pembatasan BBM Harus Dikaji Matang
- Pembentukan FTA Indonesia-Chile Dikabarkan Tertunda
- Sektor Perkebunan Bali Raup Devisa 887.631 Dolar
- 11,4 % Penduduk Singapura adalah Miliuner
No comments:
Post a Comment